Keindahan Curug Pangeran Tempat Ngadem Sejenak

Curug memang jadi salah satu destinasi wisata terbanyak di Bogor. Kali ini Mbak Lala mau cerita tentang salah satu curug bernama curug pangerang. Curug atau dikenal juga dengan istilah air terjun ya, sobat. Pastikan baca artikelnya sampai selesai, terima kasih.

Sebagian besar dari kita pasti sedang mengoptimalkan momen long weekend, baik dengan cara jalan-jalan bareng keluarga atau beristirahat sejenak dari segudang rutinitas. Kalau mbak Lala gimana? Alhamdulillah lagi agak meriang dan stay di rumah sembari nyempetin diri buat drakoran serta nulis artikel. Kali ini mau ceritain tentang perjalanan dan pengalaman jalan ke curug pangeran yang terletak di Pamijahan, Bogor.

Curug Pangeran ini terletak di kawasan Taman Nasional Halimun Salak Bogor, bukan hanya ada curug pangeran ya. Di Taman Nasional Halimun Salak itu ada banyak banget curug, salah satunya curug pangeran dan curug pangeran pun berdekatan atau satu kawasan sama balong endah. Sayangnya, untuk menikmati keindahan balong endah, kita akan diminta bayar tiket masuk lagi. Entah kenapa bisa begitu wkwkk, jadinya mbak Lala hanya pelesiran di curug pangeran saja, harga tiket masuk ke curug pangeran 10.000 per orang, ini di luar dari biaya parkir kendaraan. Sebetulnya pas memasuki area Halimun Salak nya kita akan di kenakan tiket masuk juga, per kendaraan. Katanya untuk biaya pemeliharaan, pas masih jaman kuliah Mbak Lala lumayan sering explore curug di Halimun Salak, namun entah kemana foto-fotonya raib dari memori penyimpanan.

Tiket yang mbak Lala peroleh saat memasuki area Curug Pangeran. Sekadar tips, saat mau bayar tiket masuk pakai uang pas. Saat itu Mbak Lala ke Curug Pangeran bareng 2 orang teman, kebetulan kami sedang raker dan menginap di salah satu villa terdekat. Jadi kami berangkat dari villa dengan berjalan kaki menggunakan alas kaki yang nyaman serta membawa uang cash dan juga hp dengan batre yang full.

Jalan menuju curug pangeran, lumayan menanjak ya. Sepanjang jalan banyak penginapan, lingkungannya lumayan asri dan banyak pepohonan. Pas mendekati area curug pangeran, kita akan ketemu sama area parkiran kendaraan dan para pedagang makanan. Parkir kendaraan per satu motor Rp. 5.000,- & per satu mobil biaya parkirnya Rp. 10.000,-. Oh iya, untuk memasuki area Taman Nasional Halimun Salak, per motor (2 orang) di kenakan biaya masuk Rp. 35.000,- .

Alamat lengkap curug pangeran di Pasir leunyit Gn. Sari Kecamatan Pamijahan, kabupaten Bogor Jawa Barat 16810. Kalau berkunjung kesini dari Jakarta, rute nya lumayan panjang banget ya. Udah gitu kalau weekend jalanan macet parah sih. Jadi, kalau mau kesini coba pakai kendaraan roda dua dan usahakan di hari biasa. Kalau pun mau berkunjung weekend, berangkatnya jam 04.00 WIB, supaya enggak kena macet. Titik kemacetannya lumayan panjang, dari statsiun Bogor biasanya suka agak macet sampe ke gunung batu, kemudian area mendekati stasiun laladon lumayan macet, dekat area IPB dan Cibanteng sering banget macet.

Buat yang mau naik kendaraan umum gini ya rute nya : dari statsiun Bogor bisa lanjut naik angkutan umum ke terminal Laladon ongkos 5.000,- per orang (naik 02/03) Atau bisa juga naik Bis Kita, pakai flash kena biaya 4.000,- per orang, turunnya di terminal Bubulak dan masih lanjut angkot plus ojeg, karena engga ada angkutan umum masuk ke area Halimun Salak, better di pikirin lagi ya kalau mau naik kendaraan umum, lebih mahal di ongkos jatohnya.

Curug pangeran memiliki air yang sangat jernih, menawan. Kalau pas panas, warna air terlihat kehijau-hijauan. Kaya foto hasil jepretan hp mbak Lala, hijau tanpa filter atau apapun. Curug Pangeran ini memiliki ketinggian 6-7 meter. Lumayan tinggi ya, makanya ada tali pembatas. Jadi kalau yang mau renang ke bagian dalam sebaiknya pakai ban atau memang seorang yang biasa berenang dengan catatan kudu waspada dan tidak mendekati pusaran yang ada dalam air terjun. Meski begitu, pas mbak Lala kesana ada beberapa pemuda yang meluncur dari atas ke bawah, yakin sih mereka emang udah jago renang dan terlihat enjoy aja. Kalau aku sih merinding enggak berani.

Di sekitaran curug pangeran banyak pohon pakis, kalau menilik lagi sejarahnya. Konon curug pangeran ini kalau tiap malam jum’at akan terdengar suara gamelan, allahualam. Intinya ambil sisi positif, setiap kita berkunjung ke alam, tolong jaga tatakrama, sopan-santun, tidak berbicara sompral. Jam operasional curug pangeran : 07.30 – 16.30 WIB (Weekdays) & 07.00 – 17.00 WIB (Weekend). Fasilitas di dalam curug pangeran : toilet umum, pedagang makanan dan mushola. Sudah 3x mba Lala ke curug Pangeran (dalam waktu berjauhan banget sih 2013, 2017, 2022 akhir), toilet cukup bersih dan terawat. Jajanan standar lah yah mulai dari mie, gorengan, kopi, jamu, wedang.

Pada bagian atas curug pangeran, kita masih bisa berkeliling. Namun jalanan nya penuh dengan batu besar dan cenderung licin, jadi kalau mau keliling berhati-hati ya gaes.

Jadi akan ketemu aliran air kaya gini di bagian atas curug pangeran. Kebetulan kesini pas masih musim panas, jadi air nya kecil.

Jalan menuju balong endah, masih super asri banget kan. Beneran nyegerin dengan aneka daun-daun warna hijau. Tapi aku belum pernah mampir ke Balong Endah bagian dalam, karena kena tiket masuk lagi ygy.

Tempat healing nuansa alam, related : https://www.lalakitc.com/liburan-bareng-keluarga-ke-talaga-saat-bogor-aja/.

Pada saat arah pulang, kita akan ketemu sama tulisan ini, tanda perpisahan dengan curug pangeran yang sangat indah warna airnya, dingin airnya, serta sejuk sekitaran nya.

Salah satu dokumentasi, jepretan teman. Pose ala-ala candid tanpa memperlihatkan wajah. Terlihat lumayan jelas ya, tali pembatas curug, buat penanda kalau lewat dari batas itu airnya lumayan dalam. Bagi yang bawa anak-anak kesini, tolong dijaga alias pastikan dalam pengawasan orang tua. Oh iya, di dekat parkiran ada tukang sate ayam yang enak dan murmer juga. Jadi kalau mau makan sate dan lotong beli di area dekat parkiran curug pangeran ya, seporsi 20 ribuan aja.

Jadi gimana nih? Mulai penasaran sama dinginnya air curug pangeran dan warnanya yang khas? Silahkan di atur dan di agendakan. Cek g-maps dan BMKG sebelum berangkat ya. Enjoy long weekend, stay safe sobat.

Yuk Subscribe!

Dapatkan artikel-artikel terbaru dari Mbak Lala langsung ke inbox kamu. Caranya cukup dengan isi kolom berikut dengan alamat email kamu yaach...

Bergabung dengan 5 pelanggan lain

28 Tanggapan

  1. Wahhh kalau ke Bogor selain kulkneran juga wajib datang ke curug ya. Sembari refreshing. Beneran indahh di curug dan puas foto2. Ga berani renang sih, paling celup2 kaki aja wkwkwk.

    Harga sate masih terjangkau ya, biasanya kalau di deket tempat wisata suka dimahalin.

    1. Iya, kalau lagi jalan-jalan ke Bogor mampir juga ke curug-curug yang ada di Bogor. Berangkatnya pagi-pagi biar enggak kejebak macet.
      Spesial banget kan sate nya, ada di tempat wisata tapi masih murmer harganya.. Hehhee aku pun takjub apalagi rasanya enak..

  2. cakep ya tempatnya, terlihat jernih juga airnya dan hijau disekitar lokasi, sudah ada sarana yang disiapkan juga sudah ada tiket masuk, mudah mudahan tetap terawat dan bersih ya sehingga tetap banyak yang bisa menikmati suasanan ini

    1. Aamiin, semoga saja pengelola tetap sigap dan siaga jagain kawasan wisata dan pengunjungnya pun merawat lokasi wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan supaya kita semua tetap bisa menikmati asrinya curug Pangeran 😇.

  3. Udah ada beberapa teman yang berkunjung ke sana juga nih, Mbak Lala. Btw, aku belum nemu di tulisan Mbak, track dari parkiran menuju curugnya sendiri jauh kah dan seperti apa? Kira-kira kalau anak-anak dibawa ke sana aman nggak ya? Kayaknya seru banget kan ngajakin anak main air di sungai, pastinya di area yang aman dan nggak melewati tali pembatas, sih.. Hehe..

    1. Dari parkiran ke curug dekat mba, jalannya landai dan mudah. Dari area bawah ke area parkir menanjak..
      Untuk anak usia 5 tahun keatas selama dalam pengawasan orangtua aman harusnya, untuk anak 5 tahun kebawah kalau mau diajak mesti full di gendong ibu atau bapaknya.. atau di kembalikan lagi kebijakannya ke orang tua masing-masing, karena curug kan tempatnya lumayan masih hutan gitu.. beberapa orang tua belum berani bawa balita biasanya.

  4. Pemandangannya cantik! Air yang jernih bikin mood positif dan pikiran lebih kalem ya kak. Rute untuk mencapai tempat wisata juga masih oke. Uang yang dikeluarkan juga terjangkau. Jadi enggak ada alasan buat enggak ke sana. Kecuali jauh, macam saya yang di Surabaya ini. Hiks.

  5. Keren pemandangannya ya mbak, nyegerin banget. Curug mmg banyak ke arah gunung salak.. Aku blm pernah ih ke Taman Nasional Halimun. Karena klo jalanan ke tempat wisata itu macet, aku seringnya skip.. udah males duluan hehee.

  6. Sudah lama tidak main ke Curug. membaca tulisan ini Jadi kepengen juga main ke Curug Pangeran tapi kayaknya mesti bawa kendaraan pribadi ya supaya lebih nyaman. Penasaran juga nanti pengen main ke Balong endahnya biar sekalian

    1. Betul, ke curug Pangeran ataupun area Halimun Salak, lebih nyaman pakai kendaraan pribadi terutama roda dua biar bisa sat-set cepet sampe lokasi. Semoga saja yaa dalam waktu dekat bisa berlibur ke Curug Pangeran sekaligus ke Balong Endah nya..

  7. Melihat air di Curug pangeran tuh gak kuat banget yaa.. pin ikutan nyemplung, minimal rendem kaki, gituu..
    Dan mbak Lala, mungkin memang lebih nyaman main ke Curug pas musim kemarau kali ya.. Kalau musim penghujan, track menuju curug-nya bakalan lebih berbahaya gak?

    1. Sebetulnya kalau berkunjung musim kemarau bakalan dapetin view air curug yang kurang ciamik kak, suka rada kecil debit air nya.
      Kalau aku saranin Pas peralihan dari musim ujan ke musim panas aja, kebetulan track nya landai dan aman, paling agak licin dikit di area bebatuannya..

  8. Dulu waktu pertama kali dengar istilah curug sempat heran, apa itu eh ternyata yang dimaksud air terjun ya. Btw curug pangerannya terlihat asri dan indah banget ya, jadi kebayanh dingin dan segarnya mandi di sana

  9. Waduh ke curug, asyik banget. Huhu, aku lagi kangen curug. Beberapa waktu yang lalu ngomong ke ayank pengen main ke curug. Udah lamaaaa banget gak main ke sana. Lihat ini jadi kepengen segera deh. Semoga bisa segera. Ke curug manapun itu. Refreshing, adem, bikin hati yang Gundah jadi tenang. 🙂

  10. wah padahal saya sering ke Bogor Mba Lala, sayangnya saya belum pernah ke sini, sering denger aja dans ering lihat temen upload foto, lihat ini makin penasaran pengen cobain ke sana, seger dan adem banget ya

  11. wah jernih banget itu airnyaaa… bikin pengen nyebur ya mbak…
    dekat pula, masih di wilayak Jabodetabek, bisa disamperin motoran bareng temen-temen nih…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.